Punya gigi yang rusak, patah, atau berubah warna memang bisa membuat rasa percaya diri menurun. Salah satu solusi yang cukup sering dipilih adalah memasang crown gigi atau yang sering disebut mahkota gigi. Perawatan ini berfungsi untuk melindungi gigi yang rusak sekaligus memperbaiki tampilannya, sehingga gigi bisa kembali digunakan dengan nyaman saat mengunyah.
Meski begitu, tidak sedikit orang yang masih ragu karena khawatir dengan kemungkinan efek samping dari crown gigi. Padahal, sebagian besar orang hanya mengalami masa adaptasi di awal pemakaian. Supaya tidak salah paham, penting untuk memahami terlebih dahulu apa saja yang mungkin terjadi setelah pemasangan crown gigi dan bagaimana cara mengatasinya.
Efek Samping Crown Gigi Yang Biasa Terjadi
Sebelum membahas keluhannya, kamu perlu tahu bahwa pemasangan crown gigi biasanya melibatkan proses pengasahan pada gigi asli. Gigi sedikit diperkecil agar crown mahkota jaket bisa terpasang dengan pas. Proses ini terkadang membuat saraf gigi atau gusi di sekitarnya menjadi lebih sensitif.
Berikut adalah beberapa hal yang mungkin akan kamu rasakan setelah pemasangan mahkota gigi di klinik gigi pada umumnya.
1. Rasa Ngilu dan Sensitivitas Tinggi
Ini adalah keluhan nomor satu. Setelah pemasangan, lapisan pelindung gigi asli sudah berkurang karena pengasahan. Akibatnya, saraf gigi jadi lebih sensitif terhadap suhu. Kamu mungkin bakal merasa ngilu yang tajam saat minum es krim atau kopi panas. Biasanya, rasa ngilu ini akan mereda dalam hitungan hari atau minggu seiring pulihnya saraf.
2. Gusi Terasa Perih atau Memar
Jangan kaget kalau area gusi di sekitar gigi yang dipasang mahkota terlihat agak merah atau terasa berdenyut. Ini biasanya terjadi karena proses pemasangan yang sedikit menekan gusi agar crown bisa duduk dengan sempurna. Selama rasa sakitnya masih bisa ditahan dan tidak ada nanah, ini adalah bagian dari proses penyembuhan jaringan lunak.
3. Timbul Masalah Oklusi
Pernah merasa kalau gigi kamu jadi lebih "tinggi" sebelah? Ini disebut masalah oklusi. Kalau mahkota tidak terpasang dengan presisi atau terlalu tebal, saat kamu mengatupkan mulut, tekanan hanya bertumpu pada satu titik. Jika dibiarkan, ini bukan cuma bikin pegal di rahang, tapi bisa memicu peradangan pada akar gigi.
4. Risiko Reaksi Alergi
Meskipun jarang, ada orang yang alergi terhadap material tertentu. Mahkota gigi ada yang terbuat dari porselen murni, tapi ada juga yang berbasis logam (PFM). Jika kamu punya alergi logam, gusi bisa mengalami iritasi kronis atau muncul garis kehitaman di perbatasan gusi.
Langkah Aman Setelah Melakukan Pemasangan Crown Gigi
Supaya investasi senyum kamu ini awet belasan tahun, ada beberapa tips perawatan mahkota gigi yang wajib kamu terapkan:
- Hindari Makanan Lengket: Di hari-hari awal, jangan coba-coba makan permen karet yang bisa narik crown kamu sebelum terpasang dengan baik dan sempurna.
- Jaga Kebersihan Area Gusi: Banyak yang mengira karena itu gigi palsu, jadi nggak bisa bolong. Salah besar! Bakteri tetap bisa masuk lewat celah gusi dan merusak gigi asli di dalamnya. Tetap sikat gigi dan gunakan benang gigi secara hati-hati.
- Gunakan Pasta Gigi Sensitif: Kalau rasa ngilu sangat mengganggu, beralihlah ke pasta gigi khusus untuk meredam sensitivitas saraf.
Pilih Klinik Yang Professional Agar Mendapatkan Hasil Yang Terbaik dan Terhindar Dari Efek Samping Setelah Pemasangan Crown Gigi.
Banyak efek samping crown gigi yang sebenarnya bisa dicegah kalau ditangani dokter yang tepat dan berpengalaman. Pemasangan yang asal-asalan bisa memicu infeksi setelah pasang crown karena adanya sisa makanan yang terjepit atau celah yang tidak tertutup rapat.
Inilah alasan kenapa kamu perlu memilih klinik gigi jakarta selatan yang memiliki standar tinggi seperti Opal Dental. Di sana, kamu nggak cuma sekadar dipasang gigi palsu, tapi dilakukan pengecekan mendalam mulai dari kondisi akar sampai bentuk gigitan yang paling nyaman buat anatomi wajah kamu. Dengan teknologi digital yang modern, crown yang dihasilkan jadi sangat presisi, sehingga risiko ganjal atau iritasi gusi bisa sangat minim.
Bahkan selain di kota Jakarta, Opal Dental juga memiliki 2 cabang di kota Yogyakarta dan dinobatkan menjadi klinik gigi jogja terbaik dengan pelayanan yang super professional. Sudah banyak pelanggan yang puas dengan layanan dari klinik tersebut.
Kesimpulan
Secara umum, efek samping crown gigi termasuk hal yang cukup wajar dan biasanya hanya terjadi sementara. Rasa tidak nyaman yang muncul sering kali merupakan bagian dari proses adaptasi ketika mulut menyesuaikan diri dengan mahkota gigi yang baru dipasang.
Namun, jika rasa sakit terasa berlebihan atau tidak kunjung membaik, sebaiknya segera memeriksakan kembali ke dokter gigi. Dengan penanganan yang tepat, crown gigi bisa membantu mengembalikan fungsi gigi sekaligus membuat senyum terlihat lebih rapi dan estetik.